Saturday, June 24, 2017

Informasi yang sering ditanyakan di Rumah Sakit


Dear Mommies...

Bulan Ramadhan akan segera berakhir.

Rasanya mulai merindukan kehadirannya lagi ya?

Apalagi bagi keluarga kecil kami, Ramadhan tahun ini merasa kurang maksimal beribadah. Bagaimana tidak?

Sejak pertengahan bulan Ramadhan, Musa diopname karena sakit demam thyfoid. Sempat masuk rumah sakit selama 6 hari, lalu dinyatakan sembuh dan pulang kerumah selama 2 hari. Akhirnya masuk rumah sakit lagi karena penyakitnya kambuh.

Ujian yang sangat berat, ketika harus melihat buah hati kita tergolek lemah tak berdaya. Yang biasanya sangat aktif, sekarang terkapar. 


Saat Musa dilarikan ke IGD karena mengalami demam tinggi, muntah, dan dehidrasi, saya bersama Ibu-ibu yang juga mengantar anaknya. Namun beliau terlihat panik hingga lupa segala hal yang ditanyakan oleh perawat dan dokter.


Postingan pada artikel kali ini, adalah tentang informasi yang sering ditanyakan oleh perawat/dokter saat buah hati kita masuk rumah sakit. Baik di UGD maupun saat di rawat inap.

Catatan ini hanya catatan orang awam, sekedar sharing untuk membantu Mommies yang lain, agar mengurangi kepanikan (aslinya dulu saya panik juga...). Seiring dengan beberapa kali terpaksa harus rawat inap, sehingga mau tidak mau saya harus mencatat.


Saat buah hati Mommies mulai sakit dan masih berada dirumah, sebaiknya dicatat setiap moment penting yang terjadi padanya.

Berikut ini beberapa hal penting yang perlu Mommies persiapkan:

  • Sediakan NOTES dan bolpoin
  • Selalu sediakan  thermometer  dirumah
  • Ingat dan catatlah kejadian penting saat buah hati kita sakit dirumah yaitu: (contoh kasus pada anak saya yaa...) 

CATATAN SAAT ANAK SAKIT

(DI RUMAH)

  1. Demam selama berapa hari?
  2. Muntah dalam sehari berapa kali?
  3. Ada Diare atau tidak
  4. Muncul bintik merah atau tidak
  5. Nafsu makan dan minum berkurang atau tidak?
  6. Dapat buang air kecil atau tidak?
  7. Suhu tubuh sampai berapa? Selama berapa hari? Apakah naik turun?
  8. Ada kejadian kejang atau tidak?
  9. Catat dengan detail perubahan yang terjadi selama anak sakit.




Mommies bisa melakukan pencatatan pada buku khusus, yang berisi ringkasan riwayat sakit buah hati.


Notes atau catatan ini akan memudahkan Mommies untuk memantau gejala sakit anak.

Apabila perlu dirujuk ke rumah sakit dengan segera, maka Mommies akan mudah mengingat gejala sakit apa saja yang terjadi selama dirumah.







INFORMASI YANG SERING DITANYAKAN OLEH PETUGAS KESEHATAN DI RUMAH SAKIT

(Kasus Usia Bayi/ Balita / Batita)


  1. Identitas lengkap
  2. Nama dan tanggal lahir
  3. Usia saat ini
  4. Alamat KTP, alamat domisili
  5. Lahir Caesar/normal
  6. Berat Badan saat lahir
  7. Indikasi Caesar karena apa
  8. Lahir di RS mana
  9. Keluhan utama yang dialami
  10. Riwayat Imunisasi
  11. Gejala yang mulai muncul sejak kapan?
  12. Berapa lama terjadinya?
  13. Obat apa yang diminum untuk meringankan gejala sakit tersebut?
  14. Alergi obat apa tidak?
  15. Alergi makanan apa tidak?
  16. Jika demam, ada riwayat kejang atau tidak?
  17. Apakah ada mual atau muntah?
  18. Apakah ada pendarahan?
  19. Sebelumnya apa pernah mengalami sakit yang sama, jika pernah dirawat dimana?
  20. Riwayat penyakit sesudah lahir?
  21. Riwayat penyakit beberapa bulan sebelumnya
  22. dll tergantung jenis penyakit yang timbul.




Bawa selalu notes/catatan tersebut, sehingga saat diperlukan sewaktu-waktu bisa dibaca dan disampaikan kepada petugas kesehatan.


Hal ini akan memudahkan kita untuk mengingat disaat panik dan khawatir, dan dapat membantu petugas kesehatan saat melakukan anamnesis.



Sharing is caring♥

Semoga bermanfaat yaa Moms :)




Pic source: pexel.com

Thursday, June 22, 2017

Mudik Lebaran Selamanya dengan #SobatAviasi



Dear Mommies...

Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Tak merasa sebentar lagi akan meninggalkan bulan Mulia ini.


Sungguh...rasanya sedih sekali :"( *meloow*

Saya termasuk salah satu perantau ke tanah Jawa dan Sumatra. Mudik menggunakan pesawat adalah satu-satunya moda transportasi yang paling masuk akal karena efisien dan efektif.


Aroma mudik sudah mulai terasa yaa, terutama sejak seminggu sebelum lebaran.


"Pemudik membludak" begitulah kira-kira hampir semua headline news di TV.

Mulai dari jalan nasional,  pelabuhan, terminal, hingga bandara, semua penuh sesak dengan para pemudik.

 Sekarang saya sudah tergabung dengan #SobatAviasi yang sangat membantu dalam mendapatkan informasi tentang perjalanan udara.

Nah...berhubung akan mudik, Ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan agar perjalanan kita selamat, aman, dan nyaman.



Tiket


  • Beli tiket jauh-jauh hari, agar harga lebih murah.
  • Selalu pastikan nama, no KTP, atau identitas lainnya sesuai dengan milik anda dan keluarga.
  • Belilah tiket di agent travel terpercaya, atau membeli sendiri jika merasa lebih aman.
  • Cek dengan detail hari, tanggal, bulan, tahun keberangkatan.
  • Cek nomor kursi tempat duduk apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan, usahakan satu keluarga berada dalam satu deretan ya Moms.
  • Letakkan tiket dan KTP/identitas yang berlaku kedalam tas/saku yang mudah diambil sewaktu-waktu saat di bandara.

BARANG BAWAAN

  • Bawa datang bawaan seperlunya, usahakan tidak melebihi total berat datang yang ditetapkan, agar tidak menambah biaya atau harus ditinggal.
  • Hitung berapa tas, koper, ransel, datang yang dibawa, jangan sampai ada yang tertinggal.
  • Sebaiknya bawa satu tas berisi datang penting, dan tas berisi makanan dan baju ganti.
  • Selalu perhatikan Jenis barang-barang yang dilarang serta barang yang dibatasi dalam penerbangan










Ingat Formasi 3-2-1



Selalu ingat formasi 3-2-1 yaa Moms

Saya paling takut terlambat, apalagi naik pesawat, selain malu ketika masuk kedalam kabin, paling apes jika sampai ditinggal pesawat hehehe (Sayang tiketnya khan yaa..)

Formasi 3-2-1 membantu kita untuk me manage waktu dengan baik.

3 jam sebelum waktu penerbangan
Usahakan sudah sampai di bandara dan sudah melakukan pemeriksaan barang 3 jam sebelum waktu penerbangan ya Moms.

2 jam sebelum waktu penerbangan
Jangan lupa selalu lakukan check-in online, atau check-in langsung di counter check-in.


1 jam sebelum waktu penerbangan
Sebaiknya Moms sudah Ada di waiting room dan gate yang benar, sesuai penerbangan (check di boarding pass)








TIPS MELEWATI PEMERIKSAAN DI BANDARA



Ingat selalu untuk tidak membawa barang logam di tas jinjing, jika tidak ingin barang tersebut ditinggal/disitu. Lebih baik dimasukkan kedalam koper di bagasi pesawat.

Untuk mempermudah mengambil dan mengeluarkan tiket, KTP dan boarding pass, bawalah tas ringkas atau kantong kecil.

Biasanya yang ribet musti dilepas di conveyor belt jika memakai jam jangan dan asesoris seperti gelang.

Jangan meninggalkan tempat pemeriksaan sebelum barang-barang sudah lengkap ya Moms :)



Moms akan melewati tempat pemeriksaan keamanan pertama (sebelum melakukan check-in).


Setelah check-in, Moms akan memasuki tempat pemeriksaan keamanan kedua didekat Pintu masuk menuju ruang tunggu (sebelum melakukan boarding).

Terbayangkan berapa ribetnya melepas dan memasang jam tangan, gelang, kunci, handphone,dll.
Jangan sampai ada yang ketinggalan.








CHECK IN


Saat harus melakukan check-in di counter check-in, carilah sesuai nama maskapai dan Rute tujuan, nomor penerbangan, serta jam penerbangan yang Ada di tiket.

Jangan sampai salah posisi!

Jika membawa kardus atau koper yang tidak Ada pengaman/gemboknya, Moms bisa mencari tempat pelapis Lakban (hahaha entahlah apa namanya...), biayanya saya lupa mungkin sekitar 20.000 rupiah ya.

Jika sudah ketemu counter check yang sesuai tiket, langsung ikut mengantri di barisan antrian.


  1. Persiapkan tiket dan KTP, Moms bisa meminta kursi pada petugas. Biasanya kalau satu keluarga akan ditempatkan satu deretan. 
  2. Moms akan diminta membayar airport tax atau pajak bandara, biasanya kurang dati 50.000 rupiah.
  3. Barang yang akan dimasukkan bagasi akan ditimbang terlebih dahulu, bilang Ada yang melebihi batas maka akan dikenakan biaya tambahan. Usahakan berat barang dibawah 15kg. Untuk barang didalam kabin usahakan kurang dari 5kg.
  4. Moms akan mendapatkan boarding pass (semacam karcis kecil), dengan keterangan nomer tempat duduk, boarding di gate nomer berapa.
  5. Yang paling penting jangan mau menerima titipan bagasi dari orang yang tak dikenal.
  6. Tetap simpan tiket sebelumnya jangan sampai hilang, karcis dengan nomor tempat duduk jangan sampai hilang, masukkan dalam kantong baju.








BOARDING


Moms sudah bisa melakukan boarding pesawat. Silahkan menunggu didepan gate.
Nomor gate tertera di karcis boarding pass. 

Selama menunggu selalu jaga barang bawaan ya Moms.





Jangan pernah sekalipun bercanda membawa bom, dapat dikenakan pidana penjara.








Jika tiba waktunya naik pesawat, maka Moms akan dipersilahkan naik pesawat dengan menunjukkan Boarding Pass.

Saya bersyukur Sekali DJPU membuat komunitas #SobatAviasi. Memudahkan saat mendapatkan informasi mengenai prosedur dan tahapan menggunakan transportasi udara.


Okaaay Mommies...sekian dulu yaa. 

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Mudik lebaran dan kembali dengan selamat, aman, nyaman.

Referensi:
instagram @djpu151
Facebook www.facebook.com/djpu151

Pic source: facebook.com/djpu151 dan pexel.com


COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES