Friday, August 18, 2017

Dirgahayu NKRI, mengenang Surabaya

Dirgahayu Indonesia
Selamat Ulang Tahun NKRI yg ke 72 tahun!

Haiii readers, apa kabar?
Seru yaa menikmati Acara Agustus-an di sekolah, di kantor, di kampung?
Dapat hadiah apa saja?
Saya sedari pagi menonton TV, menikmati acara di Istana Merdeka Jakarta yang seru banget.
Ikut bangga khan ya?
Pengen dech jadi Paskibraka!

Berhubung tahun ini kami tidak mengikuti upacara bendera, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya saat kami dinas. Kami sekeluarga pun berencana mengunjungi salah satu monumen bersejarah simbol perjuangan masyarakat Surabaya.

Ya... Monumen Tugu Pahlawan Surabaya, icon bersejarah Kota Pahlawan. Bagi yang tinggal di Surabaya, belum lengkap rasanya bila belum pernah mengunjunginya. Kami berkunjung pada hari Minggu pagi ya, bukan tanggal 17 Agustus, karena biasanya digunakan untuk Upacara Kemerdekaan.


Jadi pas sekali bukan? Merasakan nuansa Dirgahayu Kemerdekaan NKRI sambil berkunjung ke Monumen Tugu Pahlawan, temanya masih tentang perjuangan mempertahankan kemerdekaan NKRI.










MONUMEN  TUGU PAHLAWAN

Monumen Tugu Pahlawan merupakan monumen bersejarah yang dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur mempertahankan kemerdekaan di Surabaya. Tepatnya tanggal 10 November 1945, terjadi pertempuran antara masyarakat Surabaya melawan Belanda, Inggris dan Pasukan Sekutu. 

Area lapangan yang luas sering digunakan untuk  berolahraga maupun kegiatan pramuka. Seperti pada hari sabtu ketika kami datang, banyak yang sedang jogging, serta beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah mulai siswa TK, SD hingga SMA.

Jika readers ingin menggunakan lapangan untuk beraktifitas dalam jumlah banyak, sebaiknya harus ijin terlebih dahulu ke pihak pengelola.



Tarif 
  • Tarif masuk Monumen Tugu Pahlawan hanya dikenakan tarif parkir saja
  • Tarif masuk Museum 10 November Rp. 5000,-


Jam Buka
Jam buka Monumen Tugu Pahlawan dan Museum 10 November

  • Senin dan hari libur national : tutup
  • Selasa - Jumat : 08.00 - 14.30
  • Sabtu - Minggu : 08.00 - 13.30


Lokasi
Lokasi Monumen Tugu Pahlawan  berada di pusat kota, tepatnya di Jalan Pahlawan Surabaya, dan berada tepat di depan Kantor Gubernur Jawa Timur. Jadi cukup mudah untuk menuju kesana bukan?


Ketika memasuki Monumen Tugu Pahlawan, readers akan melihat Patung Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta sedang berdiri membacakan teks Proklamasi. Dibelakang kedua patung tersebut terdapat pilar-pilar menyerupai reruntuhan, bertuliskan tulisan penyemangat selama masa-masa perjuangan.


Salah satu tulisan yang terbaca pada pilar-pilar adalah "Merdeka ataoe Mati".

Oh iya..tempat ini salah satu spot foto paling favorit. Saat ramai pengunjung, readers harus mengantri jika ingin berfoto disini.



Arsitektur
Monumen Tugu pahlawan mempunyai bentuk PAKU terbalik, dimana diameter bawah tugu bentuknya lebih besar dari diameter atas. Tingginya  mencapai 45 yard atau sekitar  41,15 meter dengan diameter 3,1 meter,  ukuran diameternya semakin ke atas, akan semakin kecil.




Tubuh Monumen Tugu Pahlawan mempunyai bentuk lengkungan-lengkungan (Canalures), dengan 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dana canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945.






Untuk menuju ke Museum 10 November, readers akan melewati jalan trotoar disamping kanan dan kiri lapangan. Terdapat taman yang rindang dan asri, dengan beraneka jenis tumbuhan, readers bisa beristirahat sejenak bersama keluarga di area ini.






Di area sekitar lapangan juga terdapat  6 buah patung tokoh pejuang Surabaya, beberapa peralatan bersenjata, dan mobil Bung Tomo.

Patung tokoh pejuang yang terdapat di sisi kanan dan kiri dari lapangan antara lain patung dari:
  • Bung Tomo (penerus BPRI, tokoh pengobar semangat perjuangan masyarakat Surabaya melalui radio pads peristiwa 10 November 1945)
  • Doel Arnowo (Ketua KNI, Walikota Surabaya, 1950)
  • Gubernur Soerjo (Gubernur Pertama Jatim, 1945)
  • R. Muhammad (Mantan tentara PETA, tokoh perundingan dengan Jendral Mallaby)
  • Mayjen Sungkono (komando BKR, pemimpin berbagai serangan pada Jepang & Sekutu) 
  • Residen Sudirman (Kepala Karesidenan, tokoh perundingan dengan Jendral Mallaby)
*keterangan dari tulisan dibawah patung* 

Beberapa Koleksi Patung
 di Monumen Tugu Pahlawan


Beberapa kendaraan tempur dan peralatan bersenjata juga terdapat di bagian belakang Monumen Tugu Pahlawan, tepatnya pada halaman terbuka di area Museum 10 November. Antara lain:

  1. Panser Brend Carrier. Model MK-II (STD), buatan Inggris.
  2. Mortir 120m. Model M-52, buatan  Yugoslavia.
  3. Meriam PSU 40mm. Model L 60 BOFORS (STD), buatan Swedia.


Semuanya merupakan hasil rampasan perang dari tentara Sekutu pada pertempuran 10 November 1945 oleh para pejuang yaitu arek-arek Suroboyo. Saat ini menjadi koleksi Kodam V Brawijaya.






Mobil Bung Tomo buatan Jerman, jenis Opel Kapitan, juga dapat readers lihat di area taman, saksi bisu sejarah perjuangan salah satu tokoh pejuang Surabaya.




Untuk memasuki kawasan Museum 10 November, loket tiket museum berada beberapa meter di belakang "Batu bertulis".
"Padamu generasi, tanpa pertempuran Surabay . Sejarah, bangsa, dan negara Indonesia akan menjadi lain"




Postingan berikutnya tentang Museum 10 November.  Jangan lupa mampir juga ya😊





Monumen Tugu Pahlawan dan Museum 10 November

Jl. Pahlawan Surabaya
Phone: +6231 3571100 
Fax : +6231 3571100


Nah..demikian kunjungan saya kali ini ke salah satu icon bersejarah Kota Surabaya. Tak terasa negara kita tercinta menempuh Usia 72 tahun ya? Usia yang cukup matang bagi sebuah negara, semoga senantiasa berdaulat serta mampu mensejahterakan seluruh rakyatnya.

Semoga kunjungan kali ini bermanfaat bagi readers. Ke Surabaya jangan lupa mengunjungi Monumen Tugu Pahlawan yaa♥



Baca juga:
Cara Mendidik Anak Berdasarkan Usia






Special thanks to Reference:
Museum 10 November Jl. pahlawan Surabaya
  1. https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tugu_PahlawanPahlawan diakses 17 Augustus 2017
  2. https://daerah.sindonews.com/read/801803/23/peristiwa-10-november-1945-1383559832 diakses 17 Agustus 2017

Monday, August 14, 2017

Agrowisata Bhakti Alam, bukan hanya wisata biasa!


Dear Readers...

Pernahkah mengunjungi tempat wisata yang memberikan suasana edukasi bagi anak dan keluarga?

Pernahkah saat traveling menikmati tempat wisata sambil berkeliling dan mencoba produk yang ada disana? Gratis?

Atau menikmati memberi makan hewan ternak secara langsung? Iyaaa...langsung didepan mata, hewannya pun bisa kita elus-elus? Seru sekali yaa?

Kira-kira dimanakah ada tempat wisata seperti ituuu??

Kebetulan weekend ini kami sekeluarga  traveling secara mendadak, tanpa rencana. Pokoknya jalan-jalan dulu melewati jalan tol, setelah itu baru mengaktifkan GPS😂

Berhubung perjalanan menuju ke Kota Malang dan Batu selalu macet, sehingga kami memutuskan mencoba wisata didaerah Pasuruan saja. Thanks to Google, akhirnya kami "menemukan" tempat wisata bernuansa alam didaerah Pasuruan. Dengan terlebih dahulu mencoba berbagai kata kunci  di Google hehehe.

Setelah melewati perjalanan yang cukup penuh perjuangan hahaha (medannya lumayan bikin perut teraduk-aduk), akhirnya kami sampai di Agrowisata Bhakti Alam.


Nah..sekarang di Jawa Timur ada agrowisata baru yang bisa bermanfaat untuk mengedukasi anak dan keluarga.

Berlokasi di Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Agrowisata Bhakti Alam menyediakan halaman parkir yang luas serta banyak sekali keseruan  wahana yang bisa dinikmati bersama keluarga, sahabat, dan rekan kerja lhoh!


Berada di ketinggian 450 sampai dengan 550 mdpl, readers dapat merasakan suasana alam pedesaan yang sejuk, serta menikmati rileksasi dan kesegaran nuansa perkebunan yang penataannya cukup rapi.

Saya terkesima dengan lingkungan yang asri, serta desainnya seperti kota mini. Ditambah dengan aneka patung lucu.






 Harga tiket masuk yang cukup terjangkau, readers dapat menikmati berbagai Wahana, tanpa perlu membayar lagi lhoh.
Tarif Agrowisata Bhakti Alam
Hari libur/ minggu dikenakan tarif Rp.45.000.
Sedangkan pada Hari kerja dikenakan Rp.40.000.

Jam buka loket
Jam 08.00 sampai jam 15.00
artinya loket hanya buka sampai jam 3 sore, setelah itu tidak menerima pengunjung lagi. Tapi pengunjung yang sudah masuk tetap bisa menikmati Wahana disana.

Taman Air Imut



Di Taman Air Imut ini readers bisa menikmati kesegaran taman air. Beragam alat permainan air tersedia di taman air imut, sangat cocok untuk memanjakan buah hati tercinta.




Feeding Animal (sapi, domba, dan trewelu)

Dengan membayar Rp.10.000 untuk makanan hewan, readers bisa menikmati wahana memberi makan hewan seperti sapi, domba dan trewelu.

Sangat cocok bukan untuk mengedukasi buah hati tentang jenis hewan ternak.



Menikmati perjalanan keliling tempat wisata 

Readers juga bisa mendapatkan tester produk hasil perkebunan di ABA. Tester berapa susu, melon, keripik buah, dan jus semangka bisa didapatkan di masing-masing tempat berikut ini:
1. Kingdom Milk 
2. Kebun Hidroponik 
3. Tempat Pengolahan Keripik Buah
4. Berkeliling melewati cottage

Dengan tagline agrowisata Bhakti Alam,  “Fun, Fruity dan Education”, ternyata banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan oleh readers Bila berkunjung kesana.
Berkeliling Agrowisata dengan kereta dan mini bus



Salah satu keseruan di ABA, readers dapat menikmati suasana perkebunan dengan cara berkeliling menggunakan kereta atau mini bus.

Sambil berkeliling biasanya ada guide yang bisa ditanyai sepanjang perjalanan. Berhubung saat itu sudah sore (sekitar jam 3), kebetulan banyak kami bertiga yang naik kereta.

Menurut info Mas guide ((( Mas guide))), saat musim panen nanti readers bisa menikmati sensasi memetik buah langsung dari pohonnya lho! Cuman saya lupa bertanya, buah apa yang bisa dipetik, karena tidak semua jenis buah bisa dipetik langsung.

Sepanjang perjalanan terlihat penataan kebun sesuai jenis buahnya, antara lain:
sawo, belimbing, jambu air, buah naga, durian, dll. Pokoknya Mahasiswa pertanian, perkebunan, agribisnis pasti suka kalau ke sana dech  hehehe.

Selain itu saat ramai pengunjung biasanya dapat melihat langsung proses pasteurisasi hingga pengolahan aneka olahan susu. Pada lahan peternakan sapi, readers bisa menikmati sensasi melakukan perah susu sapi. Sebaiknya readers bisa menghubungi mengelola jauh-jauh hari, sehingga bisa melakukan reservasi apabila ingin membawa rombongan.




MILK KINGDOM
Kingdom Milk

Di Kingdom Milk, readers bisa menikmati berbagai produk susu segar yang telah di pasteurisasi, serta ada produk lain berapa yoghurt. Readers juga mendapatkan susu gratis dengan menukarkan tiket saat awal mendaftar di loket, tiketnya akan di minta oleh Mas Guide.



GREEN HOUSE
Green House



Setelah singgah di Milk Kingdom, pengunjung akan diantar menuju Green House untuk menikmati sensasi memetik sayuran segar hidroponik secara langsung.

Disekitar Green House terdapat stand kecil untuk menjual sayuran segar, serta salad buah (harga Rp.15.000). Readers juga dekat menikmati tester buah melon segar disini.


PAWON JAWA


Pawon Jawa (Dapur Jawa) adalah  tempat pengolahan keripik buah, readers bisa mendapatkan tester berbagai jenis keripik, seperti keripik pisang manis, keripik pisang asin, keripik singkong. Dan juga ada tester beras kencur dan sinom.


Harga keripik pisang dan singkong antara Rp.10.000 hingga Rp. 25.000
Sedangkan harga kentang Rp.25.000
Harga sinom dan beras kencur sekitar Rp. 20.000 (saya beli tapi lupa harganya).



Destinasi terakhir adalah melewati area pemancingan dan cottage Bhakti Alam. Bagi readers yang ingin "mengungsi" sejenak dari kebisingan kota, menginap di cottage adalah alternatif yang menyenangkan. Keluarga dan rekan bisa menikmati berbagai Wahana,jika lelah dapat beristirahat di cottage. Tarif cottage sekitar Rp. 500.000 hingga Rp. 700.000an.

Jalan menuju Area Pemancingan



Bagi readers yang  menyukai kegiatan outbound, bisa menghubungi pengelola. ABA ternyata juga menyediakan training motivasi, bahkan juga disediakan hall, camping ground, barak penginapan, dan toilet yang bersih.
Sedangkan yang ingin menguji adrenalin, ABA juga menyediakan fasilitas flying fox dan ATV.



Food Court dan Fruity Garden

Jika sudah lelah berkeliling, readers bisa menikmati beraneka macam kuliner di Food Court. Jenis makanannya bermacam-macam mulai Soto ayam, Mie ayam, tahu tegal, nasi rawon, mayoritas makanan khas Indonesia.

Sedangkan untuk membawa pulang oleh-oleh berupa buah-buahan segar, baik yang masih utuh maupun yang sudah dikupas, readers bisa langsung mengunjungi Gedung Fruity Garden. Sepanjang pengamatan saya, cukup ramai pengunjung yang membeli buah-buahan disana, mulai dari melon, semangka, buah naga, nangka, tergantung dari jenis buah yang dipanen.




Baiklaaah..sekian dulu review tentang Agrowisata Bhakti Alam. Recommended banget nich bagi readers yang ingin menikmati liburan dengan nuansa alam serta fasilitas edukasi tentang perkebunan dan hewan ternak. Khususnya bagi yang tidak ingin bermacet-macet ria menuju Kota Malang dan Batu *peace*


Agrowisata Bhakti Alam Pasuruan
IG: @agrowisatabhaktialam
FB: Agrowisata Bhakti Alam
Twitter: @agrobhaktialam
Website: www.bhaktialam.com
(0343) 611606
085 777 777 991
0816551200


Baca juga:
Perkembangan Emotional Intelligence Anak
Penting kenali bahan atas sebelum membeli

Semoga tulisan kali ini bermanfaat♥

Happy holiday Readers🙋



COPYRIGHT © 2017 | THEME BY RUMAH ES